Pasang iklan

Polisi Tahan Kepala Desa karena Jual Bibit Padi Unggul

Gema.id Aceh – Malang nian nasib Tgk Munirwan, Kepala Desa Meunasah Rayeuk, Nisam, Kabupaten Aceh Utara ini ditahan karena menjual Bibit Padi Unggul yang berhasil dikembangkannya.

“Tgk Munirwan sudah berstatus tersangka dan ditahan di Kepolisian Daerah Aceh. Kami dampingi pemeriksaannya sejak kemarin,”

Zulfikar Muhammad, Direktur Eksekutif Gabungan NGO HAM Aceh, Kamis (25/7), mengutip dari acehkini.id

Menurut Zulfikar, penahanan Tgk Munirwan berangkat dari dugaan penjualan benih padi unggul (jenis IF8) tanpa disertai label.

“Ditahannya sebagai Direktur PT Bumades Nisami, terkait produksi dan penjualan bibit padi unggul jenis IF8 tanpa label. Kasus ini dilaporkan pihak Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat ke Polda Aceh. Kami ajukan permohonan untuk penangguhan penahanannya”

ungkap Zulfikar

Penahanan yang dilakukan pada kamis kemarin adalah kelanjutan dari penetapan tersangka atas Tgk Munirwan pada selasa (23/7/2019). Lebih jauh, Zulfikar menerangkan; selain memberikan pendampingan, pihaknya juga akan melakukan investigasi di lapangan terkait benih padi IF8 yang dipermasalahkan ini.

Berbeda dengan tindak pidana pada umumnya, dimana selalu ada pihak yang (paling tidak merasa) dirugikan. Kasus yang membelit Tgk Munirwan ini nyaris tidak ditemukan pihak yang dirugikan.

“negara enggak, petani enggak, ini kerangka kasusnya misteri, sangat lemah”

Ujar Zulfikar

Dukungan Untuk Tgk Munirwan

Seiring tersebarnya kabar penahanan Tgk Munirwan, jadi pemicu Darwati A. Gani, anggota DPR Aceh terpilih, untuk memberikan dukungan moril. Melalui akun pribadinya, memanfaatkan facebook Darwari menyatakan diri bersedia menjadi penjamin Keuchik (Kepala Desa) Meunasah Rayeuk tersebut.

Dukungan Darwati A. Gani untuk Tgk Munirwan melalui Facebook

Tidak butuh waktu lama, status facebook tersebut dibagikan 428 kali dan mendapat 339 komentar hanya dalam tempo 2 jam terhitung dari dipublishnya.

Sampai dengan berita ini dipublis Kepolisian Daerah dan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh belum memberikan tanggapan terkait penahanan Tgk Munirwan, karena menjual bibit padi unggul berjenis IF8.

Tinggalkan komentar

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)